LightSwitch Revolusi Pengembangan Aplikasi

Kecepatan pengembangan aplikasi telah memasuki babak baru, setelah Microsoft mengeluarkan versi beta dari VisualStudio LightSwitch.

Pengembang aplikasi akan dapat dengan mudah untuk membuat prototype atau pun aplikasi, terutama aplikasi transaksi database. Cukup membuat tabel dan relasi tabel, maka aplikasi entri dan pengelolaan data akan dengan cepat langsung selesai.

LightSwitch dilengkapi juga dengan manajemen pengguna. Aplikasi akan dengan mudah diberi sistem keamanan yang bisa terintegrasi dengan sistem informasi Windows. Setiap pengguna akan memiliki menu sendiri. Semua fasilitas ini bisa dikatakan sudah tinggal pakai.

Hasil dari proses pengembangan ini bisa dikatakan sangat menjanjikan, walaupun resource komputer dan infrastruktur yang terkini. Aplikasi yang dihasilkan bisa menjadi aplikasi desktop dan aplikasi yang bisa dijalankan di atas browser web. Hal ini dapat direalisasikan karena aplikasi hasil dari LightSwitch akan dijalankan di atas SilverLight.

Konsekuensi penggunaan LightSwitch adalah resource komputernya yang sangat besar, terutama untuk pengembang. Processor dual core akan diperlukan, dengan RAM 2GB sepertinya akan menjadi kebutuhan minimal.

Diperkirakan versi final akan direlease pada tahun depan. Saat ini masih versi beta, tetapi sudah cukup untuk menunjukkan bagaimana revolusi pengembangan aplikasi ini terlihat dan terasakan.

Lokalisasi Perangkat Lunak dan Informasi

Bagi yang telah menggunakan Google Chrome (GChrome), maka akan terasa tiba-tiba semua pengantar dalam perangkat lunak tersebut, telah berbahasa Indonesia.

Google melalui situs dan programnya, telah memaksa kita untuk menggunakan bahasa kita sendiri.

Google benar-benar melakukan lokalisasi apa yang disajikan. Sangat membantu untuk pengguna yang bahasa Inggrisnya kurang, walau di awalnya membingungkan. Karena semua kata yang digunakan masih banyak yang belum dikenal, walaupun sudah menjadi ketetapan terjemahan resmi istilah dalam Bahasa Indonesia.

Sebagai pengembang perangkat lunak dan informasi, kiranya perlu juga untuk mengantisipasi, segmen pengguna adalah memang bangsa sendiri, sehingga Bahasa Indonesia menjadi utama dalam perangkat lunak atau pun informasi yang disajikannya. Walaupun sebenarnya sulit, karena telah terbiasa dengan istilah bahasa asing yang telah menahun.

Google Chrome: Browser Web Untuk Pengembang Aplikasi Web

Google Chrome (selanjutnya GChrome) adalah browser web terbaru yang dikeluarkan oleh Google. 

Browser web ini sangat sederhana tampilannya, lebih mengutamakan luasnya daerah untuk menampilkan informasi. Tampilan awal dari browser ini menyajikan alamat-alamat situs web yang paling sering dikunjungi, ini memudahkan pengguna untuk menuju situs web favorit.

Akses utama terhadap fasilitas yang ada dengan menggunakan mouse. Kita bisa menggunakan ‘short cut key’ yang disediakan, untuk pengguna yang senang menggunakan keyboard, walaupun tidak semua menu memiliki shortcut key.

Untuk pengembang aplikasi berbasis web, maka GChrome sangat cocok, karena memiliki fasilitas yang lengkap, seperti adanya DOM inspector dan JavaScript debugger. Kita dapat mengetahui dengan cepat kesalahan yang terjadi dalam aplikasi web kita, terutama yang berkaitan dengan program JavaScript yang ada dalam browser.

Hanya saja perlu berhati-hati dengan penamaan file program JavaScript kita yang akan di-include ke dalam aplikasi web. Pada versi GChrome yang penulis gunakan (versi 0.2.149.30), nama file tidak boleh menggunakan tanda dash/minus. GChrome tidak berhasil melakukan load, sehingga aplikasi web dengan JavaScript kita tidak bisa dijalankan.

Pengujian Software Instalasi

Setiap software aplikasi yang telah berhasil dibuat oleh suatu tim pengembang software, perlu dibuatkan program untuk instalasinya (setup disk).

Program instalasi sangat diperlukan untuk memudahkan software aplikasi yang dibuat menjadi lebih mudah untuk dipasang di komputer pengguna. Tentu saja pemasangan harus oleh pengguna itu sendiri, setidaknya bukan oleh tim pengembang itu sendiri yang harus memasangnya.

Salah satu pengujian yang harus dilakukan kepada software adalah pengujian kepada program instalasi yang dibuat untuk software tersebut. Pengujian ini dimaksudkan untuk memastikan apakah aplikasi yang telah dibuat dapat dengan mudah dipasang di komputer pengguna atau tidak.

Read the rest of this entry »

Online GIS

Online GIS merupakan konsep sistem informasi geografis masa datang, yang telah mulai banyak diimplementasi oleh banyak pengembang sistem, termasuk vendor.

Semakin murahnya biaya untuk Internet, maka Online GIS akan menjadi solusi bagi organisasi atau perusahaan yang ingin memiliki sistem informasi geografis.

Read the rest of this entry »

Java dan .NET Kini Sulit Dihindari!

Kini, pengembang aplikasi sulit untuk menghindari Java dan .NET sebagai tools yang digunakan untuk pengembangan atau pun tools yang digunakan untuk membantu dalam proses pengembangan.

Sebelumnya kita dapat menghindar, tidak perlu menggunakan program yang dihasilkan dengan menggunakan Java atau pun .NET. Apalagi Java yang kini telah mulai merambah ke dalam dunia open source; sedangkan .NET baru pada produk-produk yang dihasilkannya saja.

Read the rest of this entry »

Pensil Jangan Dilupakan

Sebagai seorang pengembang aplikasi – baik sebagai analis, perancang, atau pun pemrogram – jangan lupa untuk membawa dan menggunakan pensil dalam bekerja.

Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.