Memilih Editor Teks Untuk Penyuntingan Program

Banyak editor teks yang dapat digunakan untuk membantu pembuatan program, dari program yang paling sederhana sampai dengan yang sangat kompleks (baca: lengkap).

Untuk yang sederhana kita kenal adalah program edit di lingkungan DOS, notepad di lingkungan Windows, atau vi di lingkungan *nix.

Untuk yang kompleks, kita akan memiliki editor yang bisa digunakan untuk membuat banyak program dengan satu editor saja, umumnya menggunakan konsep plugin. Contoh editor ini adalah eclipse. Ada juga editor yang kompleks kemampuannya, tetapi hanya untuk digunakan mengembangkan program dengan bahasa pemrograman tertentu saja, seperti editor Delphi. Editor yang spesifik ini umumnya terintegrasi dengan lingkungan pengembangan pemrograman bahasa tersebut, dikenal dengan IDE (Integrated Deveploment Editor).

Pada beberapa kasus, kita ingin juga memiliki editor yang kompleks, tidak terikat dengan bahasa pemrograman tertentu, tetapi ringan. Ringan di sini adalah program tidak terlalu besar dan cepat dalam penggunaanya (tidak lambat dalam proses penyuntingan).

Beberapa kriteria untuk memilih editor yang ringan dan lengkap, adalah sebagai berikut:

  • Syntax highlighting
    Adalah kemampuan dari editor untuk menandai isi dari program, mana yang merupakan bagian dari perintah program, dan mana yang bukan (misal data)
  • Kunci-kunci penyuntingan standar
    Editor harus memiliki standar kunci penyuntingan, seperti misalnya di Windows, semua kunci-kunci penyuntingan standar sama dengan yang ada di Windows, seperti misalnya Ctrl-C untuk menyalin ke dalam memori, Ctrl-V untuk mengeluarkan dari memori ke editor, Ctrl-S untuk menyimpan, dan lain-lain.
  • Code completion
    Fasilitas yang digunakan untuk melengkapi suatu perintah dengan otomatis, pemrogram tidak perlu menuliskan perintah secara lengkap, tetapi cukup bagian awal dari perintah tersebut, kemudian editor akan menampilkan perintah mana yang akan digunakan, untuk menuliskan secara lengkap di dalam editor. COde completion juga memberikan informasi untuk menuntun pemrogram menuliskan parameter apa yang harus dituliskan untuk suatu perintah atau fungsi.
  • Project dan file manager
    Fasilitas ini sangat diperlukan untuk memudahkan kita mengelola projek software yang kita kembangkan.
  • Multitab
    Fasilitas multitab yang dimaksud di sini adalah kita dapat melakukan penyuntingan beberapa file dalam satu window aplikasi. Kita dapat berpindah menuju file-file yang sedang disunting, cukup dengan mengklik nama file yang ditampilkan pada tab aplikasi.
  • Code folding 
    Fasilitas code folding adalah fasilitas yang dibutuhkan untuk membuat suatu program ditampilkan secara ringkas, suatu prosedur atau fungsi yang ada dalam file yang sedang disunting (edit), tidak perlu ditampilkan secara utuh, cukup namanya saja yang ditampilkan. Jika pemrogram ingin tahu isinya secara lengkap, pemrogram dapat mengklik tanda + untuk menampilkannya. Untuk mengembalikan menjadi bentuk ringkas (hanya nama saja), pemrogram dapat mengklik tanda -.

Editor yang menarik untuk digunakan dan memenuhi keempat kriteria di atas adalah scite (Windows dan Linux), yang menggunakan Scyntilla, engine editor teks. Sedangkan untuk  yang editor lainnya, umumnya belum memiliki fasiltias code folding, beberapa contoh adalah :

  • di Windows :
  • di Linux
    • quanta, sudah ada dalam package KDE, jika kita menggunakan Gnome sebagai windows manager, maka kita cukup memasang komponen KDE-libs dan QT saja.

Penulis sendiri lebih banyak menggunakan tswebeditor untuk membuat program PHP, JavaScript, atau pun ASP.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: