Pensil Jangan Dilupakan

Sebagai seorang pengembang aplikasi – baik sebagai analis, perancang, atau pun pemrogram – jangan lupa untuk membawa dan menggunakan pensil dalam bekerja.

Mengapa?
Karena pensil lebih baik untuk digunakan dalam bekerja, dibandingkan dengan kita menggunakan alat tulis lain yang sulit untuk dihapus.

Pensil sering kali dilupakan, dianggap sebagai alat tulis untuk anak-anak yang baru belajar menulis atau alat kerja dari pelukis potret.

Banyak yang tidak menyadari bahwa dengan menggunakan pensil, hasil kerja kita lebih rapi dan lebih aman. Lebih rapi karena jika ada kesalahan, kita bisa menghapus, tidak perlu mencoret-coret. Jika sudah dicoret-coret, maka hasil kerja menjadi terlihat kotor dan sulit untuk dibaca.

Kelebihan lain dari pensil adalah hasilnya tidak mudah hilang, karena luntur terkena air. Jika pun suatu saat tidak terbaca karena luntur karena kehujanan, maka kita dapat melakukan rekonstruksi.

Tentu saja kita harus menggunakan pinsil jenis H, jangan menggunakan pinsil jenis B, karena jenis H dan jenis B berbeda penggunaannya. Kita menggunakan jenis H karena memiliki sifat yang keras, sehingga pada saat kita menulis hasilnya akan meninggalkan jejak. Pensil jenis B umumnya digunakan oleh pelukis potret. Untuk orang teknik, kita menggunakan jenis H. Jika tidak ada jenis H, kita dapat menggunakan jenis HB, dalam keadaan terpaksa.

Kita dapat melakukan rekonstruksi, karena pada umumnya, saat kita menulis, apa yang ditulis memiliki jejak. Rekonstruksi dapat dilakukan dengan melakukan pengarsiran, maka kita akan mendapatkan kembali apa yang ditulis, karena kita dapat memperoleh tulisan dari arsiran tadi, bekas tulisan akan memiliki jejak yang akan memungkinkan kita untuk membacanya lagi.

Advertisements

3 Responses to “Pensil Jangan Dilupakan”

  1. sigit Says:

    ada g ya software untuk penulisan program java secara lebih mudah dan cepat kalo ada….boleh download g

  2. iffata Says:

    Kita dapat melakukan rekonstruksi, karena pada umumnya, saat kita menulis, apa yang ditulis memiliki jejak.

    Wah … kalimat yang meresap dalam sekali. 🙂 Setuju, Mas!
    *segera berburu pensil H* (Masih heran, kenapa Rois membelikan yang B ya? Padahal katanya itu atas saran Mas Betha. Kebalik dia kayaknya.)

  3. roisz Says:

    oh, neng ifah belum tahu ceritanya.

    waktu itu karena saya sendiri belum terbiasa menggunaka pensil H, terbiasa minimal dengan 2B, 3B, dst.

    atas saran mas betha, saya harus belajar menurunkan spesifikasinya jadi B, baru bisa ke H.

    untuk saya (pribadi) pensil H, masih belum nampak 😀

    btw, kelas kita sudah tertunda lebih dari 6 bulan,…
    maaf mas, muridnya pada bandel, pada sering jalan-jalan 🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: