Software Untuk Otomasi Program dan Otomasi Pengujian

Ternyata pemilihan keyword pada saat ‘searching’ di Google benar-benar sangat memperngaruhi hasil. Sampai dengan tahun 2006 lalu, penulis tidak berhasil mendapatkan suatu link yang membawa kepada proses otomasi di lingkungan Windows. Penulis pada saat itu membutuhkan software untuk melakukan otomasi pengujian software yang freeware.

Penulis baru mendapatkan ‘mainan’ baru untuk bisa melakukan otomasi pengujian dengan menggunakan software yang tepat guna, yaitu AutoIt. Proses mendapatkannya pun tidak sengaja, dan penulis sendiri tidak ingat kapan mendapatkan link ini. Read the rest of this entry »

Advertisements

Memilih Editor Teks Untuk Penyuntingan Program

Banyak editor teks yang dapat digunakan untuk membantu pembuatan program, dari program yang paling sederhana sampai dengan yang sangat kompleks (baca: lengkap).

Untuk yang sederhana kita kenal adalah program edit di lingkungan DOS, notepad di lingkungan Windows, atau vi di lingkungan *nix.

Untuk yang kompleks, kita akan memiliki editor yang bisa digunakan untuk membuat banyak program dengan satu editor saja, umumnya menggunakan konsep plugin. Contoh editor ini adalah eclipse. Ada juga editor yang kompleks kemampuannya, tetapi hanya untuk digunakan mengembangkan program dengan bahasa pemrograman tertentu saja, seperti editor Delphi. Editor yang spesifik ini umumnya terintegrasi dengan lingkungan pengembangan pemrograman bahasa tersebut, dikenal dengan IDE (Integrated Deveploment Editor).

Pada beberapa kasus, kita ingin juga memiliki editor yang kompleks, tidak terikat dengan bahasa pemrograman tertentu, tetapi ringan. Ringan di sini adalah program tidak terlalu besar dan cepat dalam penggunaanya (tidak lambat dalam proses penyuntingan).

Beberapa kriteria untuk memilih editor yang ringan dan lengkap, adalah sebagai berikut:

  • Syntax highlighting
    Adalah kemampuan dari editor untuk menandai isi dari program, mana yang merupakan bagian dari perintah program, dan mana yang bukan (misal data)
  • Kunci-kunci penyuntingan standar
    Editor harus memiliki standar kunci penyuntingan, seperti misalnya di Windows, semua kunci-kunci penyuntingan standar sama dengan yang ada di Windows, seperti misalnya Ctrl-C untuk menyalin ke dalam memori, Ctrl-V untuk mengeluarkan dari memori ke editor, Ctrl-S untuk menyimpan, dan lain-lain.
  • Code completion
    Fasilitas yang digunakan untuk melengkapi suatu perintah dengan otomatis, pemrogram tidak perlu menuliskan perintah secara lengkap, tetapi cukup bagian awal dari perintah tersebut, kemudian editor akan menampilkan perintah mana yang akan digunakan, untuk menuliskan secara lengkap di dalam editor. COde completion juga memberikan informasi untuk menuntun pemrogram menuliskan parameter apa yang harus dituliskan untuk suatu perintah atau fungsi.
  • Project dan file manager
    Fasilitas ini sangat diperlukan untuk memudahkan kita mengelola projek software yang kita kembangkan.
  • Multitab
    Fasilitas multitab yang dimaksud di sini adalah kita dapat melakukan penyuntingan beberapa file dalam satu window aplikasi. Kita dapat berpindah menuju file-file yang sedang disunting, cukup dengan mengklik nama file yang ditampilkan pada tab aplikasi.
  • Code folding 
    Fasilitas code folding adalah fasilitas yang dibutuhkan untuk membuat suatu program ditampilkan secara ringkas, suatu prosedur atau fungsi yang ada dalam file yang sedang disunting (edit), tidak perlu ditampilkan secara utuh, cukup namanya saja yang ditampilkan. Jika pemrogram ingin tahu isinya secara lengkap, pemrogram dapat mengklik tanda + untuk menampilkannya. Untuk mengembalikan menjadi bentuk ringkas (hanya nama saja), pemrogram dapat mengklik tanda -.

Editor yang menarik untuk digunakan dan memenuhi keempat kriteria di atas adalah scite (Windows dan Linux), yang menggunakan Scyntilla, engine editor teks. Sedangkan untuk  yang editor lainnya, umumnya belum memiliki fasiltias code folding, beberapa contoh adalah :

  • di Windows :
  • di Linux
    • quanta, sudah ada dalam package KDE, jika kita menggunakan Gnome sebagai windows manager, maka kita cukup memasang komponen KDE-libs dan QT saja.

Penulis sendiri lebih banyak menggunakan tswebeditor untuk membuat program PHP, JavaScript, atau pun ASP.

Tentang Free Software

Free software bukanlah sekedar software yang cuma-cuma, bebas (tanpa) biaya (seperti “free beer”), tetapi bebas seperti dalam kebebasan (seperti “bebas berbicara”). Free software memberikan anda kebebasan untuk menggunakan suatu program, mempelajari bagaimana software tersebut bekerja, meningkatkan/memperbaiki, dan berbagi pakai (share) dengan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, sila kunjungi Free Software Foundation.

Software open source adalah suatu software yang source codenya tersedia untuk semua orang, agar bisa dipelajari dan dipergunakan dan dikembangkan. Ribuan software yang bebas dan open source.

Software yang bebas untuk digunakan tanpa syarat disebut dengan freeware. Software yang freeware, umumnya tidak ada source codenya, karena sifatnya hanya boleh digunakan.

Suatu software yang opensource, umumnya freeware.